Future Circular Collider, Mesin Suksesor LHC Yang Lebih Kuat
©CERN
Saat LHC (Large Hadron Collider), penumbuk partikel paling kuat di dunia, dalam masa pembersihan, ilmuwan mengalihkan perhatiannya pada mesin baru.CERN (The European Organization for Nuclear Research) mempublikasikan laporan mengenai desain dari suksesor LHC yang bahkan lebih besar dan lebih kuat yaitu Future Circular Collider.
LHC telah menjadi sumber reliabel ahli fisika partikel sejak mulai digunakan pada 2010 lalu, menyediakan informasi yang belum pernah ada sebelumnya hingga level partikel sangat kecil yang dulu sulit dipahami.
Tetap saja, masih banyak informasi mengenai partikel kecil ini yang menunggu untuk ditemukan.
Kolaborasi sains merilis sebuah konsep desain untuk FCC (Future Circular Collider), sebuah mesin eksperimen yang akan ditempatkan di dalam gorong-gorong sepanjang 99,8 km di bawah Geneva, Swiss
Direktur Jenderal CERN Fabiola Gianotti mengatakan, laporan mengenai desain konseptual FCC merupakan sebuah pencapaian yang sangat luar biasa.
"Laporan ini menunjukkan potensi besar FCC untuk meningkatkan pengetahuan kita tentang fisika partikel dan untuk memberi banyak teknologi baru dengan dampak besar bagi masyarakat", kata Fabio Gianotti dalam sebuah pernyataannya baru-baru ini.
FCC diharapkan akan bisa digunakan oleh komunitas ahli fisika dunia selama 15 sampai 20 tahun, penumbuk elektron-positron dengan bentuk melingkar ini setidaknya memakan biaya 142T Rupiah.
Berdasarkan CERN, mesin ini diharapkan bisa beroperasi pada akhir tahun 2050.
Direktur CERN bidang Accelerators and Technology Frédérick Bordry mengatakan, FCC terlebih dahulu akan menjadi sebuah mesin penumbuk elektron-positron, seperti LEP yang mendahului LHC dulu.
"Ini akan menghidupkan program-program dengan biaya mahal yang akan menguntungkan komunitas fisika partikel pada abad 21" kata Frédérick Bordry.
Menggunakan medan magnet superkonduktor yang sangat kuat, penumbuk proton dari FCC akan memberikan pengetahuan luas pada bidang fisika, termasuk informasi mendalam tentang partikel Higgs boson, atau yang populer disebut "Partikel Tuhan"
Dibutuhkan sekitar 10 tahun bagi CERN untuk membangun LHC yang berada 175 meter di bawah Geneva dekat perbatasan Prancis-Swiss, dimana ilmuwan melakukan percobaan untuk membuktikan prediksi dari teori dalam fisika partikel.
Setelah pengambilan data pertama yang diambil dalam kurun 2010 hingga 2013, pemercepat ini kemudian dimatikan untuk diperbarui selama 2 tahun, kemudian dihidupkan lagi pada awal 2015 untuk pengambilan data kedua.
Bulan lalu operator mematikan mesin LHC lagi, mengakhiri rentetan operasi yang "sukses" dengan mengoleksi data dengan besar lebih dari 300 juta GB.
Tembakan proton, proses pengambilan data ketiga dari LHC akan dimulai pada musim semi 2021.
Melihat pencapaian yang telah dilakukan oleh LHC, sangat menyenangkan membayangkan apa yang bisa dilakukan oleh FCC dengan mesin yang bahkan lebih kuat lagi.
Sumber:
https://www.geek.com/news/cern-teases-larger-more-powerful-particle-collider-1770050/

0 Response to "Future Circular Collider, Mesin Suksesor LHC Yang Lebih Kuat"
Post a Comment